Wiranto, DKI Sangat Istimewah,Tidak Bisa Pemimpin Asal-asalan.


INDO Ekspres, Jakarta - Dukungan resmi Partai Hanura untuk incumbent Basuki Tjahaja Purnama kemarin dikonkretkan dalam deklarasi politik.

Dihadiri Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto, deklarasi megah tersebut dilakukan di hadapan enam DPC, 44 PAC, dan ratusan kader Hanura di kantor DPP Partai Hanura, Tanah Abang.

Ahok -panggilan Basuki Tjahaja Purnama-juga duduk berdampingan dengan Ketua DPD Hanura DKI Jakarta M. Ongen Sangaji. Mengenakan kemeja biru, Ahok tak segan-segan menyalami satu per satu kader yang hadir dalam deklarasi tersebut.

Dalam sambutannya, Ongen Sangaji menjelaskan, keputusan untuk mendukung Ahok didasarkan pada hasil Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) DPD Partai Hanura DKI. Meski sempat terjadi pertentangan antar pengurus DPC, PAC, dan DPD, seluruh kader akhirnya sepakat mendukung Ahok.

Dengan begitu, ketua Fraksi Hanura DPRD DKI tersebut menegaskan, keputusan itu diambil sesuai dengan prosedur dan AD/ART partai. Semua elemen di Hanura menyampaikan dukungan sepenuhnya kepada Ahok sebagai cagub 2017-2022.

Wakil ketua Komisi B DPRD DKI itu mengungkapkan, Hanura mendukung Ahok karena partai yang dipimpin Wiranto tersebut berorientasi pada hati nurani rakyat. Apalagi selama ini Hanura secara nyata telah memberikan hasil maksimal bagi masyarakat ibu kota.

Dengan modal 10 kursi DPRD DKI dan 357.007 suara atau 7,87 persen hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014, Ongen yakin partainya bisa membawa Ahok kembali merebut kursi gubernur. ''Dari survei, elektabilitas Ahok mencapai 70 persen. Itu kan tinggi,'' ujar Ongen tanpa menjelaskan lembaga survei yang dipakainya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum DPP Hanura Wiranto menyatakan, Hanura sama sekali tidak mempermasalahkan Ahok memilih jalur independen, bukan parpol.

Sebab, saat ini yang menjadi acuan, sosok mantan bupati Belitung Timur itu masih dicintai untuk memimpin Jakarta. ''Tidak peduli lewat independen, sekarang yang penting dukung calon yang mampu pimpin Jakarta,'' tuturnya.

Sebagai ibu kota negara, Jakarta memerlukan sosok pemimpin yang bisa menjadi etalase bagi kota lain. Dengan persoalan yang kompleks dan penduduk yang beragam, diperlukan gubernur seperti Ahok. ''DKI sangat istimewa. Tidak bisa asal-asalan,'' tegasnya.

Sementara itu, Ahok berterima kasih atas dukungan untuk dirinya. Bahkan, dia berseloroh, perolehan suara partai yang mendukungnya pada pilgub DKI akan meningkat tajam pada Pemilu 2019. ''Saya terima kasih atas dukungan ini. Sebab, dukungan ini memang tanpa syarat,'' katanya.