Direncanakan Selesai Bulan Oktober, Ahok Bangun Lapangan Futsal dan Jogging Track di Ek Kalijodo

Ilustrasi Rencana Pembangunan Lapangan Futsal dan Jogging Track Di Lokasi Kalijodo
INDO Ekspres, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta, Senin (29/2) sudah menertibkan kawasan lokalisasi prostitusi Kalijodo di Jalan Kepanduan II, RW05, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Seluruh bangunan rumah dan kafe yang ada di lokasi tersebut kini sudah rata dengan tanah.

Selanjutnya, ‎Pemkot Jakarta Utara rencananya akan membangun taman bermain, lapangan futsal, serta Jogging Track di lahan seluas 1,4 hektare yang ada di kawasan tersebut dengan target penyelesaian pada bulan Oktober 2016 ini.

Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi, mengatakan pihaknya‎ akan melakukan penataan terhadap lahan yang bangunannya sudah rata dengan ‎tanah akan dibangun oleh Pemprov DKI Jakarta untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH).

"Hari ini target kita semua bangunan sudah dirobohkan, memang ada beberapa warga yang masih bertahan di rumahnya, namun kita sedang melakukan pembicaraan persuasif dengan mereka," ujar Rustam, Senin (29/2) siang di lokasi salah satu titik bangunan Kalijodo yang sudah rata dengan tanah.

Menurutnya, ‎taman yang dikerjakan tersebut memang sengaja akan dibuat memanjang sepanjang 800 meter Jalan Kepanduan II yang dibuat bervariasi antara taman, jogging track, serta lapangan futsal.

"Nanti tamannya akan memanjang terus sampai jalan Pangeran Tubagus Angke, ‎kalau di sisi Timur lebarnya memang tidak sampai 20 meter, tapi kalau sisi Baratnya lumayan lebar bisa sampai 50 meter," tambahnya.

Ia menargetkan pembangunan Taman, Lapangan Futsal, Musalaa‎, Jogging Track akan selesai dalam kurun waktu 6 hingga 8 bulan kedepan yang pembangunannya diatur SKPD masing-masing.

Sementara itu, Koordinator Normalisasi Waduk dan Kali Pemprov DKI Jakarta, Heriyanto, mengatakan pihaknya menyiapkan beberapa alat berat berupa ekskavator untuk membantu penertiban bangunan yang ada di Kalijodo.

"Kami hanya membantu mendukung penyiapan alat berat saja sampai seluruh bangunan rata dengan tanah, nanti mengenai pembangunan taman dan RTH menjadi tanggung jawab instansi terkait," katanya.

Menurut hasil pengamatan SP di lokasi, hampir seluruh bangunan yang ada di lokasi sepanjang Jalan Kepanduan II sudah rata dengan tanah.

Sebagian besar dari Excavator sudah berhenti bekerja‎ dan hanya shovel yang sibuk mengangkut puing sampah triplek ke truk Dinas Kebersihan DKI Jakarta untuk dibuang ke TPST Bantar Gebang. (BS)