Meski Dapat Dukungan Dari Gerindra, Ahok Tetap Ingin Maju Lewat Dukungan Relawan TemanAhok


INDO Ekspres, Jakarta - Ahok merupakan salah satu bakal calon gubernur DKI Jakarta yang masuk dalam radar tim penjaringan ‎Partai Hanura pada Pilkada DKI 2017 mendatang. Namun, Hanura tak mau bernegosiasi dengan TemanAhok jika ingin mengusung Gubernur DKI jakarta itu.

"(Hanura) ini parpol yang punya garis jelas," ujar Ketua DPD Hanura DKI Jakarta, Mohammad Ongen Sangaji di Jakarta, Minggu 28 Februari 2016.

Partai Nasdem juga mendukung Ahok maju dalam Pilkada DKI 2017. Nasdem terus bergerilnya mengajak semua partai untuk mendukung Ahok menjadi calon Gubernur DKI Jakarta.

"Semua (partai) kita ajak, tapi belum ada yang final menyatakan setuju. Ada (partai), tapi masih menunggu waktu yang tepat," kata Ketua DPP Nasdem Victor Laiskodat di Gedung DPR, Jakarta, Senin 29 Februari 2016.

Wakil Ketua Komisi III DPR dari Gerindra Desmond Junaidi Mahesa diam-diam mendukung Gubernur DKI Jakarta Ahok maju kembali. Sikap ini bertentangan dengan DPD Gerindra DKI Jakarta.

Ahok pun sudah mendengar dukungan tersebut. Namun dukungan itu tidak berpengaruh bagi dia, karena pada dasarnya dia juga tidak ada masalah dengan Gerindra.

"Saya sama Gerindra baik-baik saja, loh. Saya sama Pak Hasyim, Pak Prabowo, Aryo, baik loh. Kita bisa makan siang bareng baik, kok," ujar Ahok usai menghadiri HUT ke 97 Pemadam Kebakaran di Semper, Jakarta Utara, Selasa 1 Maret 2016.

Meski mendapat dukungan dari Gerindra, mantan Bupati Belitung Timur itu tidak mau gegabah. Dia tetap ingin maju pada Pilkada DKI, menggunakan dukungan yang sudah dikumpulkan para relawannya, TemanAhok.

"Saya tetap hargai dan mendukung TemanAhok, ya. Kalau mereka bisa kumpulkan. Makanya sekarang kesulitan sudah lebih tinggi, mereka harus mengisi nama wakil," tegas mantan politikus Gerindra itu. (L6)