Keberuntungan Ahok Terletak Dikemarahan Parpol


INDO Ekspres, Jakarta - Peneliti Senior Formappi Lucius Karus menilai reaksi kekecewaan atau kemarahan partai politik terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bisa sangat menguntungkan mantan Bupati Belitung Timur itu. Menurutnya, parpol akan semakin terpuruk jika atas nama kekuasaan mereka mulai mengganggu Ahok dengan menggunakan kewenangan mereka.

"Parpol-parpol sangat mungkin tutup mata untuk bisa memenangi pertarungan melawan Ahok. Mereka bisa merubah UU dengan segala macam cara untuk bisa menjegal Ahok. Jika itu dilakukan, maka parpol-parpol semakin ditolak oleh masyarakat. Ingat, masyarakat sudah kian cerdas untuk membaca gerakan politik yang dimainkan parpol," ujar Lucius di Jakarta, Kamis (10/3).

Dia menilai Ahok yang didukung relawan yang nyata-nyata merupakan pemilih dan bagian dari masyarakat bukan kelompok yang bisa dipermainkan seenaknya oleh permainan kekuasaan elit yang biasanya menjadi senjata Parpol. Kekuatan relawan, katanya adalah bagian dari kekuatan masyarakat yang bisa memberikan perlawanan untuk kelicikan parpol.

"Kekuatan relawan adalah kekuatan masyarakat sesungguhnya. Mereka adalah kelompok yang kebetulan tak menemukan sosok yang tepat pada parpol-parpol untuk didukung menjadi pemimpin," tandas dia.

Para relawan, menurutnya merupakan warga yang dikecewakan parpol karena tak kunjung membawa perubahan. Mereka adalah bagian dari masyarakat yang menginginkan pemimpin yang menjanjikan perubahan tanpa perlu terhambat oleh keruwetan mekanisme ala parpol-parpol.

"Jadi relawan pendukung Ahok sesungguhnya menjadi kekuatan nyata yang mesti dipertimbangkan parpol-parpol sebelum menyusun strategi buta untuk nenggagalkan figur seperti Ahok yang jelas-jelas bisa menjanjikan kerja untuk masyarakat secara serius dan bertanggung jawab," terang Lucius (bst)