Terkait Pilkada DKI Jakarta 2017, Ahok Belum Tentukan Jalur Independen Atau Parpol

INDO Ekspres, Jakarta - Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab dipanggil Ahok sendiri juga belum menentukan secara pasti apakah dirinya akan menerima pinangan dari parpol atau menggunakan jalur independen dengan mendukung Teman Ahok.

Ia mengaku ‎baru akan menggunakan jalur independen bila sudah ada satu juta Kartu Tanda Penduduk (KTP) terkumpul untuk mendukung dirinya masuk melalui jalur non-parpol yang merupakan angka aman.

Meski menurut ketentuan terbaru Mahkamah Konstitusi yang menentukan jumlah dukungan masyarakat berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada DKI Jakarta 2012 lalu‎, maka calon independen pada Pilkada DKI Jakarta 2017 hanya perlu mendapatkan dukungan dari 532.000 warga DKI Jakarta.

‎"Saya sudah putuskan kalau Teman Ahok bisa dapat 1 juta KTP, saya akan pakai jalur independen, tapi partai-partai sudah ada yang mendukung, Nasdem sudah, Hanura secara lisan sudah, nanti mungkin bisa PAN, PKB juga menyusul, kalau PDIP karena mereka besar, saya harap mereka mendukung juga," ujar Ahok saat acara peresmian Kantor Ditpolair Polda Metro Jaya di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara kemarin.

Meski menghargai pengumpulan KTP yang dilakukan oleh Teman Ahok, namun mantan Bupati Belitung Timur itu ‎tidak menampik bila ada tawaran dari PDIP mengusung dirinya.

"Tapi yang paling report kalau PDIP mau mengusung saya, Teman Ahok kan gak gampang ngumpulin 1 juta KTP itu, dan itu ngumpulinnya juga saya gak keluar duit, tapi lihat saja nanti mau pakai jalur mana, semoga saja terpilih lagi, namanya juga Ahok, anak Hoki‎," kata Ahok. (BS)