INDO Ekspres - Tri Rismaharini alias Risma memulai hari pertamanya sebagai Wali Kota Surabaya dengan meninjau sejumlah wilayah rawan banjir di kota itu pada pada Kamis, 18 Februari 2016.
Dia memulai aktivitasnya pada pukul 05.30 WIB. Daerah yang diperiksa Risma, di antaranya, Jalan Mayjend Sungkono, Jalan HR Muhammad, Jalan Indragiri, Jalan Tandes, hingga Jalan Adityawarman. Dia ingin memastikan saluran air atau drainase di kawasan itu aman karena sekarang sedang puncak musim hujan sehingga potensi besar banjir.
“Saya ingin melihat dahulu keadaan saluran atau drainasenya, supaya bisa dengan mudah membuat langkah antisipasinya,” ujar Risma saat ditemui di ruangan kerjanya di Balai Kota Surabaya, Kamis, 18 Februari 2016.
Setelah meninjau kawasan rawan banjir itu, Risma mengumpulkan seluruh camat dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Surabaya. Dia memerintahkan para aparatur Pemerintah Kota Surabaya itu agar meningkatkan kinerjanya. Menurutnya, tuntutan terhadap pelayanan publik akan terus meningkat, sehingga para birokrat pun harus bekerja lebih profesional.
Selanjutnya, Risma menuju kawasan Surabaya Timur. Ada lima titik yang dikunjungi Risma saat itu. Tujuannya untuk meninjau pembangunan infrastruktur, kelancaran arus air, serta kondisi pedestrian.
Aktivitas terakhir yang dilakukan Risma saat sore adalah melakukan pertemuan dengan para pengurus PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) se-Surabaya. “Ini baru selesai, tapi tetap saya lanjutkan memeriksa laporan di ruangan ini. Semoga saja semua lancar sehingga apa yang menjadi persoalan bagi masyarakat Surabaya bisa kami tuntaskan dengan baik. (VV)
Dia memulai aktivitasnya pada pukul 05.30 WIB. Daerah yang diperiksa Risma, di antaranya, Jalan Mayjend Sungkono, Jalan HR Muhammad, Jalan Indragiri, Jalan Tandes, hingga Jalan Adityawarman. Dia ingin memastikan saluran air atau drainase di kawasan itu aman karena sekarang sedang puncak musim hujan sehingga potensi besar banjir.
“Saya ingin melihat dahulu keadaan saluran atau drainasenya, supaya bisa dengan mudah membuat langkah antisipasinya,” ujar Risma saat ditemui di ruangan kerjanya di Balai Kota Surabaya, Kamis, 18 Februari 2016.
Setelah meninjau kawasan rawan banjir itu, Risma mengumpulkan seluruh camat dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Surabaya. Dia memerintahkan para aparatur Pemerintah Kota Surabaya itu agar meningkatkan kinerjanya. Menurutnya, tuntutan terhadap pelayanan publik akan terus meningkat, sehingga para birokrat pun harus bekerja lebih profesional.
Selanjutnya, Risma menuju kawasan Surabaya Timur. Ada lima titik yang dikunjungi Risma saat itu. Tujuannya untuk meninjau pembangunan infrastruktur, kelancaran arus air, serta kondisi pedestrian.
Aktivitas terakhir yang dilakukan Risma saat sore adalah melakukan pertemuan dengan para pengurus PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) se-Surabaya. “Ini baru selesai, tapi tetap saya lanjutkan memeriksa laporan di ruangan ini. Semoga saja semua lancar sehingga apa yang menjadi persoalan bagi masyarakat Surabaya bisa kami tuntaskan dengan baik. (VV)
