INDO Ekspres - Kementrian Kelautan dan Perikanan bersama dengan Satuan Tugas 115 meneggelamkan tidak kurang dari 30 kapal ilegal pencuri ikan di laut Indonesia. Penenggelaman kapal sebanyak 30 ini merupakan aksi penenggelaman kapal ilegal oleh Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti.
Penenggelaman 30 kapal ilegal tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimana Menteri Susi Pudjiastuti juga merupakan Komandan Saatuan Tugas (SatGas) 115. Menteri Susi Pudjiastuti mengungkapkan bahwa penenggelaman kapal ilegal pencuri ikan tersebut dilakukan di tempat yang berbeda-beda.
Penenggelaman kapal ilegal dilakukan pada lima tempat yang berbeda, yakni Pontianak Kalimantan Barat sebanyak 8 kapal, Batam Kepulauan Riau sebanyak 10 kapal, Bitung Sulawesi Utara sebanyak 10 kapal, di Tahuna Sulawesi Utara 1 kapal, serta di laut Belawan Sumatera ditenggelamkan sebanya 2 kapal ilegal.
“Siap melaksanakan penenggelaman,” Perintah Menteri Susi Pudjiastuti melalui Live Streaming kepada anggotanya di lokasi penenggelaman, Jakarta, Senin (22/2/2016).
Menteri Susi Pudjiastuti memimpin langsung prosesi penenggelaman kapal pencuri ikan dengan menghitung mundur ketika setiap kapal ilagal akan ditenggelamkan. Menteri Susi Pudjiastuti juga menyatakan dengan ditenggelamkannya 30 kapal ini menjadi jumlah total kapal yang sudah ditenggelamkan menjadi 151 kapal ilegal.
Berita Terkini Menteri Susi Tenggelamkan 30 Kapal Ilegal Pencuri Ikan
Kapal Ilegal Pencuri Ikan
Kapal ilegal tersebut seluruhnya terdiri dari 43 kapal filiphona, 21 kapal Thailand, 2 kapal Papua Nugini, 20 kapal Malaysia, 50 kapal Vietnam, 1 kapal China, serta sebanyak 14 kapal yang menggunakan bendera Indonesia sebagai kedok saja.
“Memberikan efek jera IUU fishing, komitmen pemerintah terus-menerus dari awal untuk menjadikan bangsa Indonesia kekuatan poros maritim ditunjukkan ketegasannya,” ucap Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Berikut merupakan Daftar 115 kapal yang ditenggelamkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti :
Bitung, Sulawesi Utara
– Kapal Filipina KM ALTRI 88
– Kapal Filipina KM PISON-04
– Kapal Filipina KM PERTIWI-01
– Kapal Filipina PB STO NINO 01
– Kapal Filipina KM BADIT
– Kapal Filipina PB ANABEL
– Kapal Filipina PB ANABEL
– Kapal Filipina PB Luntui
– Kapal Filipina KM DEWA SUCI
– Kapal Filipina PB STO NINO 02
Pontianak, Kalimantan Barat
– Kapal Vietnam KM BV 9619 TS, 85 GT
– Kapal Vietnam KM BV 9947 TS, 85 GT
– Kapal Vietnam KM BV 7872 TS, 90 GT
– Kapal Vietnam KM KG 93877 TS, 139 GT
– Kapal Vietnam KM KG 93577 TS, 139 GT
– Kapal Vietnam KM KG 93525 TS, 139 GT
– Kapal Vietnam KM KG 91490 TS, 139 GT
– Kapal Vietnam KM BV 8281 TS, 90 GT
Tahuna, Sulawesi Utara
– Kapal Filipina KM ZOULTAN-D/M/BCA ‘Love Maeya’
Belawan
– Kapal Malaysia Orion Star, 151 GT
– Kapal Malaysia KHF 5615, 34 GT
Batam
– Kapal Vietnam, KM BV 92442, 80 GT
– Kapal Vietnam, KM BV 92443, 100 GT
– Kapal Vietnam, KM Selasih, 110 GT
– Kapal Malaysia SLFA 2915, 83 GT
– Kapal Malaysia PKFB 376, 63 GT
– Kapal Malaysia KHF 451, 62 GT
– Kapal Malaysia PSF 2461, 53 GT
– Kapal Malaysia PPF 164, 91,04 GT
– Kapal Malaysia PPF 593, 48 GT
– Kapal Malaysia PKFA 8482, 48 GT.
Penenggelaman 30 kapal ilegal tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimana Menteri Susi Pudjiastuti juga merupakan Komandan Saatuan Tugas (SatGas) 115. Menteri Susi Pudjiastuti mengungkapkan bahwa penenggelaman kapal ilegal pencuri ikan tersebut dilakukan di tempat yang berbeda-beda.
Penenggelaman kapal ilegal dilakukan pada lima tempat yang berbeda, yakni Pontianak Kalimantan Barat sebanyak 8 kapal, Batam Kepulauan Riau sebanyak 10 kapal, Bitung Sulawesi Utara sebanyak 10 kapal, di Tahuna Sulawesi Utara 1 kapal, serta di laut Belawan Sumatera ditenggelamkan sebanya 2 kapal ilegal.
“Siap melaksanakan penenggelaman,” Perintah Menteri Susi Pudjiastuti melalui Live Streaming kepada anggotanya di lokasi penenggelaman, Jakarta, Senin (22/2/2016).
Menteri Susi Pudjiastuti memimpin langsung prosesi penenggelaman kapal pencuri ikan dengan menghitung mundur ketika setiap kapal ilagal akan ditenggelamkan. Menteri Susi Pudjiastuti juga menyatakan dengan ditenggelamkannya 30 kapal ini menjadi jumlah total kapal yang sudah ditenggelamkan menjadi 151 kapal ilegal.
Berita Terkini Menteri Susi Tenggelamkan 30 Kapal Ilegal Pencuri Ikan
Kapal Ilegal Pencuri Ikan
Kapal ilegal tersebut seluruhnya terdiri dari 43 kapal filiphona, 21 kapal Thailand, 2 kapal Papua Nugini, 20 kapal Malaysia, 50 kapal Vietnam, 1 kapal China, serta sebanyak 14 kapal yang menggunakan bendera Indonesia sebagai kedok saja.
“Memberikan efek jera IUU fishing, komitmen pemerintah terus-menerus dari awal untuk menjadikan bangsa Indonesia kekuatan poros maritim ditunjukkan ketegasannya,” ucap Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Berikut merupakan Daftar 115 kapal yang ditenggelamkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti :
Bitung, Sulawesi Utara
– Kapal Filipina KM ALTRI 88
– Kapal Filipina KM PISON-04
– Kapal Filipina KM PERTIWI-01
– Kapal Filipina PB STO NINO 01
– Kapal Filipina KM BADIT
– Kapal Filipina PB ANABEL
– Kapal Filipina PB ANABEL
– Kapal Filipina PB Luntui
– Kapal Filipina KM DEWA SUCI
– Kapal Filipina PB STO NINO 02
Pontianak, Kalimantan Barat
– Kapal Vietnam KM BV 9619 TS, 85 GT
– Kapal Vietnam KM BV 9947 TS, 85 GT
– Kapal Vietnam KM BV 7872 TS, 90 GT
– Kapal Vietnam KM KG 93877 TS, 139 GT
– Kapal Vietnam KM KG 93577 TS, 139 GT
– Kapal Vietnam KM KG 93525 TS, 139 GT
– Kapal Vietnam KM KG 91490 TS, 139 GT
– Kapal Vietnam KM BV 8281 TS, 90 GT
Tahuna, Sulawesi Utara
– Kapal Filipina KM ZOULTAN-D/M/BCA ‘Love Maeya’
Belawan
– Kapal Malaysia Orion Star, 151 GT
– Kapal Malaysia KHF 5615, 34 GT
Batam
– Kapal Vietnam, KM BV 92442, 80 GT
– Kapal Vietnam, KM BV 92443, 100 GT
– Kapal Vietnam, KM Selasih, 110 GT
– Kapal Malaysia SLFA 2915, 83 GT
– Kapal Malaysia PKFB 376, 63 GT
– Kapal Malaysia KHF 451, 62 GT
– Kapal Malaysia PSF 2461, 53 GT
– Kapal Malaysia PPF 164, 91,04 GT
– Kapal Malaysia PPF 593, 48 GT
– Kapal Malaysia PKFA 8482, 48 GT.
