Jokowi Targetkan Indonesia Peringkat 40 Tahun Ini, Sebelumnya Peringkat 109 Di Dunia Terkait Kemudahan Berbisnis

INDO Ekspres, Jakarta -Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasa malu terkait dengan kemudahan berbisnis di Indonesia hanya berada di peringkat ke 109. Sementara negara seperti Thailand di peringkat 49, Malaysia peringkat 18 dan Singapura peringat 1.

Demikianlah diungkapkan Jokowi pada acara peluncuran KLIK di Istana Negara, Jakarta, Senin (23/2/2016).

"Sebelumnya 120. Tahun kemarin 109. Malaysia sudah ranking 18. Kita masih 109. Malu nggak? Kok saya malu banget. Thailand 49. Kita masih 109, saya ulang 109. Supaya ingat semua. Saya ulang lagi. 109. Malu nggak? Malu," terangnya.

Memang sudah ada kenaikan sebanyak 11 poin dari periode sebelumnya. Namun Jokowi menilai belum cukup. Sehingga tahun ini harus dikebut untuk mencapai peringkat 40.

"Saya berikan target ke seluruh kementerian dan kepala BKPM, saya ingin 40 angkanya. Kalau naiknya hanya dari 120 ke 109, berapa puluh tahun akan kita capai? Yang lain sudah tinggal landas. Saya mau 40 tahun ini," kata Jokowi.

Caranya adalah dengan meyelesaikan tugas masing-masing intitusi. Baik pemerintah pusat melalui Kementerian Lembaga (KL), dan begitu juga dengan pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota. Jokowi nanti akan mengecek satu persatu.

"Saya cek satu per satu mana yang masih lelet. Gampang kalau saya. Kalau menteri masih lelet, saya ganti. Sayangnya nggak bisa ganti Gubernur, Bupati, Walikota. Nggak ada yang lain sudah," imbuhnya

Jokowi tidak melihat ini sebagai sesuatu yang mustahil. Ia mengingatkan beberapa waktu lalu, banyak pihak juga tidak percaya dengan kebijakan izin selama tiga jam. Akan tetapi sekarang terbukti hal itu bisa direalisasikan.

"Saya ke BKPM dua kali. Bisa. Saya cek betul ke pengusaha, bener nggak sih. Saya cek. Setelah rampung di Jakarta, saya akan lanjutkan ke daerah," papar Jokowi. (DF)