INDO Ekspres, Jakarta- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak akan gentar dengan elektabilitas incumbent atau petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dalam survei terakhir mencapai di atas 50 persen. Hingga saat ini, partai berlambang banteng moncong putih itu masih menjaring kader internal terbaiknya dan membuka bagi putra-putri terbaik bangsa untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 mendatang.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jakarta, Bambang Dwi Hartono, mengatakan partainya tidak pernah gentar menghadapi tingginya elektabiltas Ahok yang sudah memutuskan akan maju melalui jalur independen (perseorangan).
"Kami yakin PDIP mendapatkan sosok figur terbaik dan memiliki visi misi sama dengan partai yakni membela wong cilik, dengan sinergi antara bakal calon yang diusung dengan pergerakan mesin partai, maka sebesar apapun elektabilatas incumbent, kami percaya bisa melewatinya," ujar Bambang, di Kantor DPC PDIP Jakarta Utara, Minggu (10/4).
Menurutnya, saat ini DPC dan DPD PDIP di Jakarta terus menggalang komunikasi internal dari akar rumput hingga seluruh petugas partai di tingkat DPD untuk menentukan calon terbaik yang akan diusung PDIP dalam perhelatan Pilkada DKI Jakarta 2017. "Kami optimistis bisa memenangkan Pilkada DKI tahun depan. Meski incumbent memiliki elektabilitas tinggi, tapi pengalaman Pilkada DKI Jakarta 2012 lalu, hal yang sama terjadi ketika Fauzi Bowo sebagai incumbent dikalahkan Joko Widodo karena mesin partai bekerja dengan solid, masif, dan kerja keras," tambah mantan Wali Kota Surabaya periode 2002-2017 itu.
Bambang menjelaskan, untuk memenangkan Pilkada DKI, PDIP akan memilik sosok pemimpin yang bersih (bebas korupsi) namun tetap sopan dan bisa berkonsolidasi dengan jajaran stakeholder, sehingga bisa ideal serta menciptakan pemerintahan yang diinginkan warga ibu kota. "Sebagai pemimpin di DPD DKI Jakarta, saya terus mempersiapkan mesin partai, karena jutaan warga DKI antusias melihat kandidat terbaik dan berkualitas yang diinginkan rakyat," kata Bambang.
Sementara itu, Ketua DPP PDIP Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Djarot Saiful Hidayat, menyerahkan proses seleksi calon pasangan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta pada mekanisme partai dengan bimbingan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri. "Kita serahkan semua ke proses dan mekanisme sesuai aturan PDIP, tentu semuanya akan bermuara pada pilihan ibu ketua umum dengan melihat keinginan wong cilik sehingga kemenangan PDIP di 2012 bisa terulang pada 2017 nanti," kata Djarot. (bst)
