INDO Ekspres - Setelah lawatan ke Jerman dan Inggris, hari ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan sejumlah aktivitas di Brussels, Belgia. Brussel adalah Ibu kota Uni Eropa. Presiden Jokowi dijadwalkan bertemu Presiden Komisi Eropa dan Raja Belgia. Kunjungan ke Belgia merupakan bagian dari rangkaian lawatan Presiden Jokowi ke empat negara yakni Jerman, Inggris, Belgia, dan Belanda.
Pada lawatan itu, Presiden Jokowi membawa delegasi pengusaha nasional yang dipimpin Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani.
Rosan mengatakan, kunjungan Presiden Jokowi ke Eropa menjadi momentum yang baik untuk meningkatkan kemitraan erat Indonesia dengan negara-negara Eropa di bidang perdagangan, industri, dan investasi. "Ini momentum yang sangat baik. Presiden Jokowi sangat serius menggalang investasi dari Eropa," kata Rosan melalui pesan singkat kepada Beritasatu.com, Kamis (21/4).
Rencananya, selama sehari berada di Brussel, Presiden akan mengawali kegiatan dengan menerima kunjungan kehormatan High Representative-Vice President Komisi Eropa Federica Mogherini di Hotel Steigenberger Wiltcher's. Kemudian, Presiden Jokowi akan bertemu Presiden Parlemen Eropa Martin Schulz, Presiden Dewan Eropa Donald Tusk, dan Presiden Komisi Eropa Jean Claude Juncker.
Presiden Jokowi juga akan menghadiri jamuan santap siang yang digelar Wakil Presiden Bidang Pekerjaan, Pertumbuhan, Investasi dan Daya Saing Komisi Eropa, Jyrki Katainen.
Pada jamuan santap siang itu akan hadir para pemimpin perusahaan setingkat Chief Executive Officer (CEO) perusahaan papan atas Eropa di antaranya, CEO Rolls-Royce, Rio Tinto, AXA, dan Siemens. Setelah jamuan santap siang, Presiden akan melakukan pertemuan dengan para CEO dari negara-negara Nordik di Hotel Steigenberger Wiltcher's.
Pada sore hari, Presiden akan berkunjung ke Royal Palace dan melakukan pertemuan Tete-A-Tete dengan Raja Belgia Phillippe.
Setelah rangkaian kegiatan di Brussels selesai, pada malam harinya, Presiden akan bertolak ke Den Haag, Belanda untuk menghadiri pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Belanda di Grand Hotel Amrath Kurhaus, Den Haag. (bst)
