INDO Ekspres, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama akan melakukan rapat terkait reklamasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemko Kemaritiman) untuk duduk bersama membahas masalah reklamasi, Senin (18/4).
"Kami akan duduk bersama di kantor Kemko Maritim untuk membahas soal ini. Karena reklamasi ini bukan larangan," ujar Basuki di Balai Kota, Senin (18/4).
Basuki mengaku sempat mendapat ilmu dari mantan Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir, dan Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Sudirman Saad, bahwa jika teluk sudah terkontaminasi, maka teknik mengatasinya adalah dengan cara melakukan reklamasi supaya bisa menyerap bahan-bahan racun.
"Beliau (pemerintah pusat) kan hanya mempermasalahkan soal izin. Kalau soal izin, saya tidak masalah kok. Kamu mau ambil kembali izin, saya tidak masalah kok. Yang penting, Jakarta dapatnya apa? Jangan sampai membuat fasum-fasos dapat tanah, gara-gara reklamasi, masih membebani APBD," katanya.
Pasalnya, katanya, jika harus menggunakan APBD untuk membangun di pulau reklamasi, saat ini APBD juga sudah digunakan untuk membangun dan memperbaiki di daratan. Dengan demikian, pihaknya tidak mau APBD yang ada juga digunakan untuk membangun pulau.
"Masa daratan sudah pakai APBD, kamu tambah pulau gitu banyak mesti saya juga yang keluarkan duit (untuk membangun), enak aja! Itu makanya saya bilang kalau Anda mau bikin pulau silakan, duitnya pakai duit itu dong buat bangun pulau jangan bebanin ke APBD. Itu saja yang buat kami berantem. Buat saya mah izin tidak masalah," katanya. (bst)
